selamat datang di WEBSITE KPU Kota padangsidempuan provinsi sumatera utara   Click to listen highlighted text! selamat datang di WEBSITE KPU Kota padangsidempuan provinsi sumatera utara

Sosialisasi KPU Goes To School di MAN 1, No Money Politic

Koordinator Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Muktar Helmi Nasution SPd I MPd, Kasubbag Hukum Dheka Ria Murti Lubis SH foto bersama dengan Kepala MAN 2 usai penyerahan Cinderamata, Rabu (4/4).

PADANGSIDIMPUAN

Pemilih Pemula harus menjadi baris terdepan untuk mencegah praktik money politic pada penyelenggaraan pesta demokrasi. Sebab praktik politik uang dapat merusak pembangunan selama 5 tahun ke depan.

“Misalnya kalian menerima uang 200 ribu , 5 tahun itu sama dengan 1825 hari, jadi Rp109,8 lah perhari kalian dibayar. Tapi jangan lagi kita berharap lebih terhadap pembangunan karena sudah dibayar diawal, siapa yang dapat merubah ini, adek-adek sekalian. Makanya kenali calonnya. Lihat bagaimana orangnya, kalian bisa menyampaikan informasi ini kepada orangtua, keluarga dan tetangga agar tidak mudah terpengaruh,” kata Koordinator Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Muktar Helmi Nasution SPd I MPd, saat melakukan Sosialisasi KPU Goes To School di MAN 1, Rabu (4/4).

Pemilih pemula dianggap mampu memberikan informasi yang dapat mencerdaskan orang sekitarnya sehingga tidak terpengaruh terhadap praktik yang dapat merusak Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Betapa pentingnya cerdas dalam menentukan pilihan. Dengan cara tidak terpengaruh dengan praktik politik uang dan tidak menerima serta merta informasi hoak. Sesuai dengan tema kita,’pemilih cerdas itu kami dong, no money politic, no hoax and no SARA’,” tuturnya.

Muktar mengingatkan agar para siswa-siswi tidak mudah terpengaruh dengan informasi hoax yang ada di media sosial. “Jangan ikut berkomentar terkait dengan hal-hal yang hoax, apalagi mengontari yang tidak diketahui, seperti mengomentari berita kandidat. Media sosial itu sudah dipantau, sebagai pemilih pemula, kalian harus mampu menjadi orang yang terdepan sebagai pemilih cerdas,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Muktar menjelaskan penyelenggaraan Pilkada Serentak yang ada di Sumatera Utara, mulai dari Pilgubsu dan Pilkada Kota Padangsidimpuan. Sehingga para siswa-siswi yang menjadi pemilih pemula lebih dapat mengenal kandidatnya.

“Di Pilgubsu ada 2 kandidat, Eramas (Edi Rahmayadi dan Musa Rajekshah) nomor 1, Djoss (Djarot-Sihar) nomor urut 2. Sedangkan Pilkada Psp ada 3 kandidat, nomor 1 ada Isnan-Ali, nomor 2 ada Rusydi-Rosad (Sidimpuan Bisa) dan nomor 3 ada Irsan-Arwin (Sidimpuan Bersinar),” paparnya.

Pada saat itu, Muktar juga memaparkan jenis-jenis APK dan Bahan Kampanye kepada para siswa-siswi. Serta mengingatkan kembali bahwa apa yang ada di angkutan umum itu melanggar aturan atau tidak termasuk sebagai bahan kampanye.

Terakhir, KPU Kota Padangsidimpuan menghibur para siswa-siswi dengan memberikan pertanyaan seputar materi yang disampaikan, siswa yang berhasil menjawab diberikan hadiah alat tulis dan bahan sosialisasi kepada para siswa-siswi, serta memberikan cinderamata becak motor vespa kepada pihak MAN 1 Padangsidimpuan.

“Jangan lupa, bagi siswa-siswi yang belum memiliki KTP Elektronik, segera lakukan pengurusan, kebetulan di sekolah ini juga ada perekaman KTP keliling. KTP Elektronik atau Surat Keterangan yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil merupakan syarat wajib untuk mencoblos,” tuturnya. (Admin)

Bagikan ini

Comments are closed.

Mengecil dan Memperbesar Huruf
Click to listen highlighted text!