Click to listen highlighted text!

Ketua KPU Tegaskan Masih Tetap Ada 3 Pasangan Calon

Ketua KPU Kota Padangsidimpuan.

PADANGSIDIMPUAN

Ketua KPU Kota Padangsidimpuan mengimbau kepada seluruh kalangan masyarakat agar tidak percaya terhadap isu hoak yang menyebutkan adanya kandidat yang tidak memenuhi syarat sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota. Sampai saat ini, Pasangan Calon yang mengikuti Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Padangsidimpuan tahun 2018 masih tetap 3 Paslon.

“Masyarakat Padangsidimpuan yang kami cintai, masyarakat yang berbudaya, masyarakat yang kritis terhadap perubahan di Kota Padangsidimpuan, ‎masyarakat yang adil, masyarakat yang jujur. Sampai saat ini masih ada Tiga Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Padangsidimpuan, nomor 1, nomor 2, nomor 3,” kata Ketua KPU Kota Padangsidimpuan, Dr H Arbanur Rasyid MA, saat memberikan keterangan Pers usai acara Raker, di Lantai I Hotel Sitamiang, Sabtu (9/10).

Terkait dengan Pencalonan Pasangan Calon nomor 3 Irsan Efendi Nasution SH dan Ir H Arwin Siregar MM, kata Arbanur, ada diatur dalam PKPU nomor 3 tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota. Dalam PKPU tersebut yang berhubungan dengan Calon Walikota nomor 3 ada di Pasal 69 ayat 1 dan ayat 5.

Ayat 1 menyebutkan, Bagi Calon yang berstatus sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah atau Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Anggota Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Pegawai Negeri Sipil wajib menyampaikan keputusan pejabat yang berwenang tentang pemberhentian sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah atau Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Anggota Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Pegawai Negeri Sipil kepada KPU Provinsi/KIP Aceh atau KPU/KIP Kabupaten/Kota paling lambat 30 (tiga puluh) hari sebelum hari pemungutan suara.

Hal itu kemudian dipertegas pada ayat 5, yang berbunyi, Calon yang tidak menyampaikan keputusan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2) dan ayat (4), dan tidak dapat membuktikan bahwa pengunduran diri sedang dalam proses, dinyatakan tidak memenuhi syarat.

“Nah, kemudian pertanyaan selanjutnya adalah, bahwa setelah kita cermati dengan kawan-kawan (Komisioner) KPU beberapa minggu yang lewat. Pak Irsan itu, sudah melakukan proses yang didahului dengan proses permintaan PAW dari Golkar yang diberikan kepada DPRD Kota Padangsidimpuan,” pungkasnya.

Setelah itu, masih penyampaian Ketua KPU Padangsidimpuan, DPRD Kota Padangsidimpuan meneruskan hal ini (Surat PAW) kepada KPU Kota Padangsidimpuan untuk dilakukan PAW. Selanjutnya, KPU Kota Padangsidimpuan juga sudah membalas surat dari Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan terkait siapa calon pengganti ‎tersebut.

“Setelah itu, DPRD meneruskan ini (Surat KPU) supaya dilakukan Pergantian Antar Waktu kepada Pemko Padangsidimpuan untuk segera diurus ke Pemprovsu. Dan Pemko Padangsidimpuan meneruskan kepada Biro Otonomi Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Kira-kira 3 hari yang lewat, mohon maaf, saya sudah mendapat Surat dari Gubernur Sumatera Utara berupa tembusan, kepada Ketua KPU Padangsidimpuan tentang Pemberhentian Irsan Efendi Nasution SH sebagai anggota DPRD yang ditandatangani oleh Gubernur Sumatera Utara,” tegasnya.

Dengan begitu, kata Arbanur, meminta kepada masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap isu yang belum tentu kebenarannya.

“Artinya, saya ingin tegaskan bahwa pencalonan Pak Irsan Efendi Nasution tidak menjadi masalah. Karena dia sudah melakukan proses sampai keluarnya surat (SK) dari Gubernur Sumatera Utara. Sehingga dalam memandang ini juga, harus jujur juga kita, jangan dimunculkan Pasal 69 ayat 1 saja, tapi juga harus dimunculkan ayat 5, karena itu kata kunci terhadap ayat 1 itu,” tukasnya.

Dikatakannya, segala proses keputusan yang telah diambil oleh KPU Kota Padangsidimpuan terkait Pancalonan sudah sesuai dengan PKPU nomor 3 tahun 2017.

“Saya berharap bertandinglah secara objektif. Kepada masyarakat, nilailah program-program yang ada untuk 5 tahun ke depan, seperti yang sudah disampaikan pada penyampaian visi-misi di Kota Padangsidimpuan. Untuk itu, jangan bimbang dan ragu, calon walikota dan wakil walikota tetap ada 3, nomor 1 disebut dengan Beres, nomor 2 disebut dengan Bisa, dan nomor 3 disebut dengan Bersinar. Silahkan saja pilih yang mana, yang jelas bahwa suara menentukan nasib Kota Padangsidimpuan untuk 5 tahun ke depan,” ujarnya. (Admin)

Bagikan ini

Comments are closed.

Mengecil dan Memperbesar Huruf
Click to listen highlighted text!